INDOVIEW CULTURE

Selamat datang di website indoview.com kami adalah sebuah portal website yang menyediakan tempat untuk berbagi informasi melalui sebuah karya berupa artikel, blog, maupun karya digital yang lain.

Seporsi Kenikmatan Cita Rasa Madura pada Nasi Serpang Lengkap dengan Lauk-Pauk

Author : Indoview | : 91 Views
  • Apa yang pertama kali Kawan ingat ketika mendengar nama ‘Madura’? Barangkali memori Kawan akan langsung mengasosiasikannya dengan gelar ‘Pulau Garam’ pada daerah itu. Menyeruak pula beberapa nama makanan populer di Pulau Garam, seperti sate madura, soto madura, bebek songkem, rujak selingkuh, dan berbagai hidangan lainnya di otak Kawan.

    Kendati demikian, ada satu nama makanan yang mungkin jarang terdengar di telinga Kawan. Rasanya tak kalah enak, bahkan jika disantap saat sedang panas-panasnya. Ialah nasi serpang, kuliner andalan wilayah Bangkalan di Madura.

    Melansir laman Tempo.co, terma serpang pada makanan ini merupakan mutasi dari nama Kampung Serpang yang berlokasi di Kabupaten Bangkalan. Sekitar sepuluh kilometer dari arah utara pusat pemerintahan Bangkalan.

    Dari dulu hingga sekarang, nasi serpang menjadi kuliner utama di Dusun Sabiyan, yang berada di Kampung Serpang. Saking diandalkannya nasi serpang, ia dijadikan penggerak utama perekonomian dusun tersebut.

    Meskipun begitu, menurut pengakuan Hairis Zaman, yang tak lain adalah kepala Desa Sabiyan nasi serpang berasal dari dusun tetangganya, yaitu Dusun Timur Sungai yang berlokasi 800 meter setelah jembatan dari Dusun Serpang.

    Nah, penjual nasi dari Dusun Timur Sungai, menjajakan nasinya di pinggir jalan Dusun Serpang. Lantaran sering membeli dan menyantapnya, akhirnya para pembeli pun menamai nasi milik penjual nasi itu dengan nasi serpang.

    Cita rasa nasi serpang

     

    Barangkali Kawan yang lidahnya akrab dengan kuliner khas Madura, sudah mafhum bagaimana penyajiannya. Melansir Berita Satu, nasi di masakan Madura biasanya disajikan dalam kondisi dingin, ini berlaku pula untuk nasi serpang.

    Perbedaannya dengan aneka masakan nasi khas Madura lainnya adalah teknik pendinginannya. Teknik pendinginan pada nasi serpang diketahui memiliki keunikan tersendiri, sehingga membuat nasi memiliki cita rasa pule dengan tingkat liat hampir menyerupai ketan.

    Sajian nasi serpang seperti ini tentu akan membawa Anda pada tingkat kelezatan berikutnya. Yakni, ketika nasi serpang disantap bersama lauk-pauk pelengkapnya. Apa saja lauk-pauk itu? Kawan bisa menambahkan sambal goreng kentang, kuah sik-usik, kerupuk kulit sapi, bihun kecap. serundeng, telur asin, pepes tongkol, empal goreng, ataupun rempeyek udang pada nasi pulen itu.

    Sebagai catatan, Kawan bisa menambahkan lauk-pauk ini sesuai dengan selera dan cita rasa yang Kawan inginkan. Misal, Kawan menginginkan nasi serpang dengan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih, maka tambahkanlah nasi ini dengan sambal goreng kentang. Jika mau merasakan perpaduan kegurihan nasi dengan kuah yang kental dan cita rasa tajam, masukkanlah kuah sik-usik pada piring Kawan.

    Tidak hanya itu, Kawan bisa pula memperkaya rasa nendang nasi serpang dengan memakannya bersama serundeng, telur asin, ataupun tongkol. Sisipkan serundeng pada nasi serpang itu, jika Kawan menginginkan merasakan sedikit manis. Apa pun pilihan lauk-pauk Kawan, yang pasti Kawan akan merasa kenyang.

    Di mana tempat untuk menemukan nasi serpang?

    Nasi serpang bisa ditemukan di beberapa tempat di Surabaya dan Malang. Meskipun begitu, mendapatkan nasi serpang di kampung asalnya tidaklah semudah di dua kota tadi.

    Lantaran, nasi serpang hanya dijual pada pukul 05.30 hingga pukul 07.30, terlebih dengan jumlah 30 bungkus saja. Selebihnya, para pembeli harus mendatangi langsung rumah penjual untuk membeli nasi serpang.

    Dengan ukuran yang mini, harga nasi serpang bisa dibilang cukup mahal, sebesar Rp18.000 tiap porsinya. Akan tetapi, dengan kenikmatan nasi pulen berpadu dengan kegurihan lauk-pauknya, Kawan akan puas tatkala sedang menyantapnya. Tambah lagi, nasi serpang bisa menjadi oleh-oleh untuk menjenguk orang sakit.*

     

    Sumber : https://www.goodnewsfromindonesia.id/

    Author : Indoview


    Gender : Male


    Age : 0 tahun 4 bulan 26 hari


    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *